RSS

ODOL dari Surga

29 Nov

dari milis

Kisah nyata dari seseorang pada episode terdahulu hidupnya sempat ia lewati di dalam penjara. Bermula dari keadaan sepele, lelaki itu kehabisan odol di penjara. Malam itu adalah malam terakhir odol tersisa diatas sikat giginya, tidak ada sedikitpun odol yang tersisa untuk esok hari. Dan ini jelas – jelas sangat menyebalkan. Isteri yang telat berkunjung, anak – anak yang mengabaikannya, dan para sahabat yang telah melupakannya, dijadikan sebagai kambing hitam.

Laki – laki itu merasa sendiri, bahkan lebih dari itu ia merasa tak berharga. Tertutup bayangan hitam yang kian membesar dan menelan dirinya, timbul pikiran iseng dan nakal pada dirinya. Bagaimana jika ia meminta odol kepada Tuhan ?

Berdoa untuk mendapatkan kesembuhan sudah sering kita dengar dan bagaimana jawaban Allah. Berdoa agar dapat diberikan jalan keluar dari kesulitan yang dihadapi juga sudah tidak asing di pendengaran kita. Akan tetapi meminta ODOL kepada Sang Pencipta  yang dengan kuasaNya menciptakan langit bumi dan segala isinya ? tentu harus dipikirkan berulang kali sebelum di utarakan.

Akan tetapi apa daya, tidak ada odol untuk esok hari – entah sampai kapan – sangatlah menbuat ia jengkel. Untuk orang lain mungkin hal ini sepele dan tidak penting namun baginya hal ini sangatlah penting.

Dengan menguatkan niat dan menghilangkan rasa malu, karena bagi dirinya sendiri ini adalah ide gila, ia pun menuju ke pojok sel, ia berusaha agar tidak ada orang lain yang melihat atau mendengarkan doanya. Ia pun berdoa dengan berbisik, ” Tuhan, Engkau sangat mengetahui aku sangat membutuhkan benda itu. ” Doa selesai. Sepertinya bibirnya pun terlalu malu untuk mengucapkan kata amin. Doa itu membuatnya gelisah bahkan sepanjang malam, ia berusaha melupakannya karena terlalu memalukan, sehingga pada akhirnya ia pun dapat tidur pada malam itu.

Tepat tengah malam ia terbangun dengan suara gaduh di depan selnya. ” Saya tidak bersalah Pak, ” teriak laki – laki gemuk itu dengan buntalan tas besar di pundaknya. ” Tolong Pak, saya jangan dimasukkan disini … ” Tapi para polisi itu tidak menggubrisnya, bahkan menutup pintu sel dengan kasar.

Karena iba kepada lelaki gemuk itu, penghuni penjara menghampirinya. Ia berusaha menenangkan dan menghibur sebisanya hingga tangisannya mereda. Dan karena kelelahan akhirnya mereka pun tertidur.

Pagi hari, penghuni sel dibangunkan oleh suara tiang besi yang di pukul oleh polisi untuk membangunkan para tahanan. Anehnya, ia hanya sendiri. Terbesit dalam pikirannya, apakah tadi malam hanya mimpi ? Rasanya tidak mungkin. Tiba – tiba polisi berkata, ” Itu buat kamu.”

” Kemana orangnya pak ? “

” Sudah dilepaskan … biasa salah tangkap, ” ujar Pak Polisi. ” Dan saking senangnya, ia memberikan tas itu buat kamu. “

Perlahan – lahan penghuni sel itu mendekati buntelas tas yang ditinggalkan untuknya. Penasaran ia ingin tahu apa isi tas itu. Tiba – tiba lututnya terasa lemas dan bergetar.

” YAAAA TUHAAANNNN !!! ” laki – laki itu mengerang, dan tersungkur di pojok ruangan sel. Tangannya tidak berhentinya bergetar dan air matanya membasahi wajahnya. Ia pun bersujud sambil terus menangis, disampingnya tampak tas yang sudah terbuka dan beberapa isinya berhamburan.

Tampak 5 kotak odol, sebuah sikat gigi baru, 2 sabun  mandi, 3 botol shampo, dan beberapa helai pakaian sehari – hari.

Doa yang dikumandangkan dengan sungguh – sungguh dan penuh keikhlasan, pasti akan mendapatkan jawaban dari Allah SWT, bahkan hal sepele seperti ini, ODOL pun dikirim Allah dari Surga.

Allah selalu berada dekat dengan kita, maka berdoalah dengan penuh keikhlasan. 😀

(^.^)

 

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 November 2010 in Stories

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: