RSS

Ikhlas Bersedekah, tapi …

11 Jan

Bagiku arti dari bersedekah adalah memberikan sebagian pendapatan kepada orang – orang yang tidak seberuntung diriku, yang dilaksanakan dengan niat ikhlas untuk membantu dan hanya mengharapkan balasan dari Allah SWT.

Dari beberapa tulisan tentang hal ini, serta pengetahuan tambahan yang kudapatkan dari kultum sewaktu sholat di masjid, begitu besar imbalan yang akan diberikan oleh Allah kepada hambaNya yang mau menyisihkan sebagian hartanya kepada orang yang kurang mampu. Yang selalu ditekankan mengenai sedekah adalah ketika memberikan sedekah dengan tangan kanan, jangan diketahui oleh tangan kiri, selain itu juga niat kita ketika melakukan sedekah.

Hanya … beberapa hari yang lalu, ketika seusai menjalankan ibadah sholat jumat, seperti biasa banyak pengemis di sekitar masjid yang mengharapkan mendapatkan sedikit sedekah dari orang – orang yang selesai menjalankan ibadah sholat jumat. Berhubung saat itu aku membawa uang kecil ( seribuan ), sambil menuju ke tempat parkir kendaraanku, aku melewati seorang pengemis.

Sambil menggendong anaknya ( benar anaknya atau tidak … hanya Allah yang Tahu ), ia memohon belas kasihan untuk diberikan sedekah. Saat itu aku tidak berfikir macam – macam, niatku ya mumpung ada uang dikantong, aku berikan saja hitung – hitung membantu sekalian sedekah. Selang beberapa detik setelah aku memberikan uang itu, aku mendengar si Ibu berkata, ” Yah cuman 2 ribu … “

Astagfirullah .. dalam bathinku, kaget aku mendengernya. Ketika aku menengok ke arah si Ibu, kulihat ia seperti cuek dan tidak memperdulikan bahwa barusan aku mendengarnya menggerutu pemberian uangku. Ya Allah, niatku untuk bersedekah dari ikhlas menjadi tidak ikhlas. Tapi apa memang seperti itu sekarang ini, pengemispun sekarang ini hanya berupa kedok belaka.

Jadi susah … mau menolong malah dicela, kalau tidak ditolong juga di cela … binguuungnggg bingung.

Iklan
 
7 Komentar

Ditulis oleh pada 11 Januari 2009 in Notes

 

Tag: , ,

7 responses to “Ikhlas Bersedekah, tapi …

  1. Kaka

    12 Januari 2009 at 10:07

    Iklas itu tanpa pamrih

    Betul memang .. ikhlas itu tanpa pamrih, namun mengharapkan balasan dari Allah SWT sesuai dengan janjiNya di Al Qur’an tak salah kan …

    Terima kasih sudah mampir đŸ™‚

     
  2. Sassie Kirana

    12 Januari 2009 at 10:52

    Hehehe..ternyata gak cuma sie yang mengalami kurangnya rasa nikmat bersedekah…terutama ketika lebaran tiba ada kebiasaan dirumah untuk memberi sedikit angpau buat tamu anak anak ..eh waktu dikasih trus tau isinya cuma 2500 eh dia nyeletukk yaaah cuma 2500 dirumah sebelah 5000 hahaha jadi gemas sekaligus geli..lain waktu ada bapak bapak yang datang dengan pakaian compang camping tapi sie liat fisiknya segar bugar,jadi sambil kasih duit sie bilang kenapa jadi pengemis padahal masih muda..eh sambil nerima duit dari sie dia bilang kalau gak ikhlas gak usah ngasih

    makanya sie agak agak milih kalau mau berdedekah,sie lebih seneng sedekah sama orang cacat..atau sedekah makanan buat panti asuhan..mereka nyata nyata menerima pemberian kita dengan penuh rasa syukur..

    Kunjungan balasan
    Salam kenal kembali ^^v

    Iya sist hehehe …
    Jadi suka bingung … dibantu nanti menggerutu, ga di bantu di bilang pelit trs disumpahin, duhhh gimana ya.

     
  3. windrey

    13 Januari 2009 at 14:28

    manusia sperti itu tidak usah dikasih duit dech mbak.. tdk tau trima kasih… bagus jga kasih pengamen..

    Iya tapi apa mau dikata, tidak mungkin di minta lagi khan, yah namanya hanya ingin membantu … kalau tidak suka ya terserah pada orangnya.

    Terima kasih sudah mampir đŸ˜€

     
  4. devit1104

    13 Januari 2009 at 18:12

    Kunjungan Balik…Pengalaman Yang luchuw juga..

    aq mah paling Bete ama pengamen dan Banci kaleng yang nyanyi dengan seuara cempreng malah mnta uang lebih padahal udh di kasih 500 Perak…hahah

    http://devit1104.blogspot.com

    hahahah, jadi kadang – kadang berfikir … yang tidak bersyukur itu yang mana. Terima kasih atas kunjungannya ya.
    đŸ™‚

     
  5. irvan

    13 Januari 2009 at 21:22

    yah yg begitu mah jgn diambil pusing mas,, rata2 pengemis kan sekolahnya ga tinggi,kenal PPkN juga ga kali..? inti sedekah tuh ada dihati mas,ikhlas pa ngga,toh yg bakal dpt pahala kan situ,
    anggap angin lalu aja ya nelangsa..
    seneng nama sy ada di side friends situ.. đŸ™‚

    hahaha sama – sama, blognya situ bagus soalnya đŸ™‚

     
  6. yosephs

    18 Januari 2009 at 00:53

    mama, bunda, mom, emak, mother… jutaan sebutan lain, dibalik nama-nama itu, kasihnya tak pernah putus
    maafkan aku, mak, yang tak pernah bisa cukup membalas kasih dan pengorbananmu

     
  7. rizky

    9 Juni 2011 at 16:57

    aq lbh bete lg….ada kerabat orang mampu…lbh kaya dia mlh di banding aq…tp ngotot bnr minta di traktir….kayak brasa punya hutang…jd risih yo wish aku traktir….eeee….yng di traktir ga tau diri….dah tau resto mahal apa aja di pesen….huuuufffftttt…..kebobolan….pa sedekah yak…???ngenes jg sih…..tp ya sudah lah mungkin Allah akan mengganti lbh so aq ikhlas dweh…..

    Semoga doa dan niatnya di dengar Allah SWT, yuk berkunjung ke rumah saya yang baru di http://dianpratama.blogdetik.com

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: