Bagiku arti dari bersedekah adalah memberikan sebagian pendapatan kepada orang – orang yang tidak seberuntung diriku, yang dilaksanakan dengan niat ikhlas untuk membantu dan hanya mengharapkan balasan dari Allah SWT.
Dari beberapa tulisan tentang hal ini, serta pengetahuan tambahan yang kudapatkan dari kultum sewaktu sholat di masjid, begitu besar imbalan yang akan diberikan oleh Allah kepada hambaNya yang mau menyisihkan sebagian hartanya kepada orang yang kurang mampu. Yang selalu ditekankan mengenai sedekah adalah ketika memberikan sedekah dengan tangan kanan, jangan diketahui oleh tangan kiri, selain itu juga niat kita ketika melakukan sedekah.
Hanya … beberapa hari yang lalu, ketika seusai menjalankan ibadah sholat jumat, seperti biasa banyak pengemis di sekitar masjid yang mengharapkan mendapatkan sedikit sedekah dari orang – orang yang selesai menjalankan ibadah sholat jumat. Berhubung saat itu aku membawa uang kecil ( seribuan ), sambil menuju ke tempat parkir kendaraanku, aku melewati seorang pengemis.
Sambil menggendong anaknya ( benar anaknya atau tidak … hanya Allah yang Tahu ), ia memohon belas kasihan untuk diberikan sedekah. Saat itu aku tidak berfikir macam – macam, niatku ya mumpung ada uang dikantong, aku berikan saja hitung – hitung membantu sekalian sedekah. Selang beberapa detik setelah aku memberikan uang itu, aku mendengar si Ibu berkata, ” Yah cuman 2 ribu … “
Astagfirullah .. dalam bathinku, kaget aku mendengernya. Ketika aku menengok ke arah si Ibu, kulihat ia seperti cuek dan tidak memperdulikan bahwa barusan aku mendengarnya menggerutu pemberian uangku. Ya Allah, niatku untuk bersedekah dari ikhlas menjadi tidak ikhlas. Tapi apa memang seperti itu sekarang ini, pengemispun sekarang ini hanya berupa kedok belaka.
Jadi susah … mau menolong malah dicela, kalau tidak ditolong juga di cela … binguuungnggg bingung.




Kaka
12 Januari 2009 at 10:07
Iklas itu tanpa pamrih
Sassie Kirana
12 Januari 2009 at 10:52
Hehehe..ternyata gak cuma sie yang mengalami kurangnya rasa nikmat bersedekah…terutama ketika lebaran tiba ada kebiasaan dirumah untuk memberi sedikit angpau buat tamu anak anak ..eh waktu dikasih trus tau isinya cuma 2500 eh dia nyeletukk yaaah cuma 2500 dirumah sebelah 5000 hahaha jadi gemas sekaligus geli..lain waktu ada bapak bapak yang datang dengan pakaian compang camping tapi sie liat fisiknya segar bugar,jadi sambil kasih duit sie bilang kenapa jadi pengemis padahal masih muda..eh sambil nerima duit dari sie dia bilang kalau gak ikhlas gak usah ngasih
makanya sie agak agak milih kalau mau berdedekah,sie lebih seneng sedekah sama orang cacat..atau sedekah makanan buat panti asuhan..mereka nyata nyata menerima pemberian kita dengan penuh rasa syukur..
Kunjungan balasan
Salam kenal kembali ^^v
windrey
13 Januari 2009 at 14:28
manusia sperti itu tidak usah dikasih duit dech mbak.. tdk tau trima kasih… bagus jga kasih pengamen..
devit1104
13 Januari 2009 at 18:12
Kunjungan Balik…Pengalaman Yang luchuw juga..
aq mah paling Bete ama pengamen dan Banci kaleng yang nyanyi dengan seuara cempreng malah mnta uang lebih padahal udh di kasih 500 Perak…hahah
http://devit1104.blogspot.com
irvan
13 Januari 2009 at 21:22
yah yg begitu mah jgn diambil pusing mas,, rata2 pengemis kan sekolahnya ga tinggi,kenal PPkN juga ga kali..? inti sedekah tuh ada dihati mas,ikhlas pa ngga,toh yg bakal dpt pahala kan situ,
anggap angin lalu aja ya nelangsa..
seneng nama sy ada di side friends situ..
yosephs
18 Januari 2009 at 00:53
mama, bunda, mom, emak, mother… jutaan sebutan lain, dibalik nama-nama itu, kasihnya tak pernah putus
maafkan aku, mak, yang tak pernah bisa cukup membalas kasih dan pengorbananmu
rizky
9 Juni 2011 at 16:57
aq lbh bete lg….ada kerabat orang mampu…lbh kaya dia mlh di banding aq…tp ngotot bnr minta di traktir….kayak brasa punya hutang…jd risih yo wish aku traktir….eeee….yng di traktir ga tau diri….dah tau resto mahal apa aja di pesen….huuuufffftttt…..kebobolan….pa sedekah yak…???ngenes jg sih…..tp ya sudah lah mungkin Allah akan mengganti lbh so aq ikhlas dweh…..